Showing posts with label Taukah Anda. Show all posts
Showing posts with label Taukah Anda. Show all posts

Saturday, April 9, 2011

Kenapa Sengat lebah Menyakitkan?


liat aksi limbad di TV bebrapa hari kemaren, jadi inget pengalaman pas di sengat lebah.. busyet sakidnya minta ampun.. padahal itu lebah madu, gimana kalo leba hutan yang ganas?bisa sampai meninggal deh..

Sakit akibat gigitan nyamuk tak seberapa, begitu pula gigitan laba-laba. Namun gigitan lebah sangat menyakitkan! Mengapa?

Menurut WebMD, Sekitar dua juta orang Amerika Serikat (AS) alergi pada sengatan racun serangga. Bahkan mereka yang tak memiliki alergi pada sengatan ini bisa menjadi takut karena sakit yang ditimbulkan ‘hewan kecil mendengung’ itu.

Setelah ‘ledakan tajam sakit’ saat insiden, bagian tubuh akan memerah, bengkak dan sakit. Ungkapan tersebutlah yang bisa menggambarkan sengatan lebah. Sakit yang diakibatkan sengatan lebah terdiri dari ‘dua lapis’.


Pertama, ketika lebah mengeluarkan zat kimia yang disebut melitin ke dalam korbannya. Racun ini langsung memicu reseptor sakit dan menimbulkan sensasi terbakar.

Kedua, karena sengatan lebah seperti tusukan pedang, ketika masuk ke dalam kulit ‘duri’ lebah tetap tertinggal di dalam kulit.

Makin lama sengatan berada dalam kulit, makin banyak racun keluar dan terus menyerang selama beberapa menit. Selama Anda tak alergi pada racun lebah, sistem kekebalan akan bereaksi dengan mengirim cairan untuk mengeluarkan melitin dalam tubuh, kulit pun memerah dan bengkak.

Rasa sakit akibat sengatan lebah bisa bertahan selama beberapa hari, namun bisa diredakan dengan kompres dingin atau sebuah antihistamin.

Tags: Zat yang terkandung dalam sengat / sengatan lebah, Zat kimi yang terdapat pada sengatan lebah, Kenapa gigitan lebah terasa sakit, Mengapa kulit terasa sakit setelah disengat lebah, Mengapa Sengatan Lebah Menyakitkan?, Inilah penyebab Mengapa Sengatan Lebah Menyakitkan?, Zat melitin pada sengat lebah, Racun pada lebah

source:inilah.com

Friday, February 18, 2011

Bahaya Kosmetik Dan Obat Kecantikan


liat kaca kok jadi rada aneh dengan mukaku ya? hahaha..padahal ga ada yang aneh. gara2 sering main sepeda, ini muka jadi kucel. kotor item, kusam wah pokoknya kalo diliatin jadi ilfil deh...


sempet kepikiran ikut perawatan wajah, garanya banyak temen2 cewek yang pada make. lagian sekarang klinik perawatan tuh banyak banget. gak cuma buat cewek aja. bagi siapa aja yang peduli dengan perawatan wajah, semua orang boleh masuk. tentunya beli dan make produknya yang lumayan mahal..! ;p
tapi taukah anda, ada banyak bahaya yang terkandung di dalamnya:


Kulit kembali remaja, tampak kencang, bersih,halus,lembut dan bercahaya,itulah klaim produk-produk kosmetik yang diluncurkan pada saat ini membuat banyak orang tergiur untuk menggunakan produk tersebut.siapa sih yang tidak mengharapakan dirinya awet muda? Waspadalah terhadap vitamin A asam yang kita kenal dengan nama tretinoin.Obat kimia ini memang bisa membantu membentuk struktur kulit baru.Selain membentuk lapisan kulit baru, ia juga mengganti dan memulihkan keausan serta kerusakan kulit pada lapisan luar.Hanya dengan cara membaluri permukaan kulit dengan krim tretinoin saja,Selain berefek sebagai peremaja kulit, tretinoin juga bisa meredakan jerawat, sproeten, bekas luka dangkal, serta menumbuhkan lapisan pada bagian kulit yang sudah melapuk.Kulit kembali kenyal seperti kulit bayi,bisakah itu terjadi?Kita tahu dengan bertambahnya usia, bantalan collagen kulit berangsur-angsur menipis, dan tak mungkin bisa sekenyal kulit bayi lagi. Kini, banyak produk kosmetik yang menawarkan produknya dengan iklan-iklan yang menyesatkan,dengan klaim wajah akan menjadi muda kembali.Banyak produsen yang menyediakan produk kosmetik dengan kandungan tretinoin hanya untuk meraih keuntungan yang besar .Ada pemahaman dimasyarakat Indonesia,biar kulit di kolong-kolong badan boleh kelam, tapi kulit muka mesti kinclong.Waspadalah!Tak sedikit krim peremaja kulit yang dijual bebas dengan kandungan tretinoin melebihi batas. Efek tretinoin berdosis lebih tinggi dari ketentuan memang lebih cespleng bikin kulit mengelotok, lalu tumbuh bersemi kulit baru. Namun apakah yang terjadi sebenarnya? Tidak semua wajah tahan menerimanya, sehingga merusak kulit,selain kulit muka berubah menjadi kepiting rebus, kemungkinan muncul lenting-lenting lepuh di kulit muka.Krim jenis yang sama sudah masuk desa yang celakanya tidak semua konsumen mengerti aturan pakai yang ditulis dalam bahasa asing. Bahwa krim yang mengandung bahan tretinoin tidak boleh dipakai siang hari (terpapar sinar matahari, selain sinar lampu UV), belum tentu semua konsumen tahu. Efek tretinoin diperkeras bila terpapar matahari.Pemakaian krim retinoin kadar rendah (0,05 persen), dan pemakaiannya pun tidak boleh setiap malam, Normalnya, hari-hari pertama pemakaian,kulit akan merah meradang dan terasa seperti kesemutan namun hal ini akan mereda sendiri dalam beberapa hari tanpa perlu menyetop pemakaiannya,Namun, jika kulit merah meradang tak kunjung mereda setelah beberapa hari dan kulit malah menjadi berwarna gelap, muncul lenting-lenting lepuh atau pengelotokan kulit dan rasa terbakar pemakaian tretinoin perlu dihentikan Namun, pada kulit yang sensitif, efek merah rneradangnya akant erus menetap, bahkan sampai berbulan-bulan setelah pemakaiannya dihentikan.

Pemutih kulit (skin whithning)

Entah bagaimana awalnya cantik identik dengan putih,bila tidak memiliki kulit putih rasanya kurang cantik.Banyak sekali wanita yang memimpikan kulitnya menjadi putih.Tahukah anda Hasil maksimal yang bisa didapat dari penggunaan pemutih kulit hanya perubahan warna yang senada dengan warna kulit lengan atas bagian dalam atau dada, senada dengan kulit di daerah yang cenderung tertutup dan tidak terekspos sinar Ultra violet.

Merkuri

Ingin menghilangkan noda atau flek hitam,wajah terlihat putih, segar, dan bercahaya? Jangan gunakan sembarang obat pemutih. Ingat resiko yang cukup berbahaya bagi tubuh anda. Wanita ingin tampil dan terlihat cantik itu hal yang wajar tetapi bukan berarti harus putih.

Saat ini banyak sekali produk kosmetik yang beredar dipasaran dengan kandungan merkuri.Hal ini dilarang oleh pemerintah Indonesia dan juga negara-negara lain baik negara maju ataupun negara yang masih berkembang.

Merkuri adalah logam berat berbahaya. Pemakaian dalam jumlah kecilpun dapat bersifat racun. Pemakaian merkuri dalam krim pemutih wajah bisa menimbulkan perubahan warna kulit, alergi, bintik hitam hingga iritasi. Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan sistem saraf, seperti tremor, insomnia, kepikunan, gangguan penglihatan, gerakan tangan abnormal (ataxia), gangguan emosi, gagal ginjal, batu ginjal.

Pemakaian merkuri dalam dosis tinggi, menurut BPOM, dapat menimbulkan kerusakan permanen otak, ginjal, gangguan perkembangan janin, diare hingga kerusakan paru-paru.Kasus keracunan merkuri, sering salah di diagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak.Ciri-ciri kosmetik produk pemutih yang berbahan merkuri umumnya tampak pearly (putih mengkilap). Kendati tidak mencantumkan kandungan merkuri, tetap tidak boleh yakin pasti tidak bermerkuri.

Bagi banyak wanita munculnya mode atau trend baru yang muncul sangat berpengaruh terhadap penampilan dan sering kali yang menjadi perhatian adalah kulit,terutama kulit wajah.Hal tersebut membuat orang menggunakan berbagai obat pemutih sebagai jalan pintas yang menjanjikan. Tapi tahukah anda, sebenarnya kulit yang sehatlah yang jauh lebih penting. Kulit sehat akan memberikan kesan segar sehingga wajah terlihat bersinar dan bersih.Berbagai obat pemutih wajah dengan aneka merek, jenis, dan iklan menggiurkan pun bermunculan bak jamur di musim hujan. Sebenarnya amankah pemutih yang kita gunakan?

Hydroquinon adalah bahan kimia untuk mencuci foto namun banyak produsen kosmetik memasukan zat kimia ini melebihi kadar yang aman untuk kesehatan. Di Indonesia, batas toleransi penggunaan hidrokinon maksimal 2 % namun di Negara Eropa penggunaan obat ini sudah benar-benar dilarang. Hydroquinon, termasuk obat keras dan di Indonesia pemakaiannya harus berdasarkan resep dokter. Bahaya pemakaian obat keras ini membuat iritasi kulit, kulit kemerah-merahan,rasa pedih dan terbakar,kulit wajah menghitam,hiperpigmentasi atau flek hitam,gangguan pada kornea dan selaput mata,gangguan peredaran darah,gangguan pendengaran,menggigil,lemas,mual,muntah kram otot,sakit kepala,sukar bernafas, koma ,kanker kulit,sifilis kelainan pada ginjal, kanker darah (leukimia) dan kanker sel hati.

Sun protection (pelindung tabir surya)

Beragam produk kosmetik mengklaim mampu memberikan perlindungan terhadap sinar ultra violet. Beragam pilihan produk dengan nilai perlindungan yang beragam pula.Tahukah anda bagaimana cara kerja pelindung tabir surya atau sun protection factor (SPF).

Mulai dari produk yang memang berlabel sunscreen atau sunblock, sampai produk perawatan dan kosmetik harian lainnya seperti moisturizer, foundation, lipstik dan compact powder yang dilengkapi dengan perlindungan tabir surya. Perlu di fahami bahwa nilai SPF (Sun Protection Factor) hanya menyatakan perlindungan terhadap efek dari UVB, tidak terhadap UVA. Jika UVB menyebabkan efek segera berupa kemerahan dan nyeri pada kulit, UVA akan menembus lapisan kulit lebih dalam, merusak sel kolagen dan elastin sehingga timbul kerutan pada wajah (photo aging). Semua produk yang mengandung tabir surya efektif terhadap UVB namun hanya tabir surya yang memiliki spektrum luas ” broad spectrum ” yang akan memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB. Bisa juga dengan melihat kandungan zat aktifnya; titanium dioxide, zinc oxide dan avobenzone mampu memberikan proteksi terhadap UVA dan UVB.PABA (para amino benzoat) merupakan bahan aktif tabir surya . Namun ditemukannya banyak kasus alergi kulit akibat PABA dan sifat zat yang meninggalkan warna kuning pada bahan saat ini banyak produk tabir surya berlabel “PABA free”

Beraktivitas di dalam ruangan atau cuaca yang mendung tidak menjamin bebas dari radiasi, sinar UV dengan mudah dapat menembus melalui kaca, jendela dan tetap sampai ke bumi meskipun cuaca mendung.

Memilih kosmetik yang aman untuk kesehatan

Munculnya produk- produk kosmetik dengan berbagai macam penawaran dan iklan-iklan yang mengundang orang untuk berperilaku konsumtif mungkin akan membuat anda menjadi bingung dalam memilih produk mana yang cocok untuk digunakan.

Mungkin dalam benak anda akan muncul pertanyaan seperti apa sih pemutih yang baik dan bisa digunakan dengan aman? Pemutih yang baik adalah pemutih yang aman dan efektif, jika memang dinamakan pemutih harus menghasilkan sesuai dengan yang dijanjikan yaitu dapat memutihkan. Kerja pertama pemutih kulit adalah menghancurkan epidermis atau lapisan kulit teratas dari wajah maupun tubuh. Bahan seperti merkuri, hydroquinone memang terbukti reaktif dan sangat cepat melakukan proses pengangkatan ini. Secara teori, pemutihan kulit bisa saja dilakukan dengan penipisan kulit.Misalnya pemutihan dari luar menggunakan bahan scrubbing dari bengkuang (secara tradisional) atau bahan kimia. Tapi kalau kulit tipis terus-terusan terpapar matahari, akibatnya akan berubah warna jadi merah atau bahkan terbakar. Proses pemutihannya pun, membutuhkan waktu selama beberapa bulan. Pemakaian pemutih yang benar adalah hanya pada kulit yang berubah warna akibat terpapar sinar matahari. Untuk yang ingin berkulit putih, rajin-rajinlah membersihkan kulit dan hindari matahari.

Perlu beberapa cara penanganan yang tepat untuk perawatan kulit agar kulit tampak cerah (putih) dan sehat, salah satunya adalah menggunakan produk kosmetik pemutih. Namun tak semua produk kosmetika pemutih aman bagi konsumennya, ada beberapa bahan kimia yang terkadang masih dipergunakan dalam skin whitening (pemutih kulit) antara lain merkuri (Hg) atau air raksa inorganik. Bahan kimia tersebut dipakai untuk memutihkan kulit wajah. Pengunaan Merkuri sebagai pemutih bahkan tercatat dalam sejarah masyarakat di zaman Mesir Kuno. Masyarakat Mesir Kuno sudah memanfaatkan Merkuri.Pada abad 18 dunia kedokteran memakai merkuri sebagai obat sifilis.Sebenarnya ada jenis bahan pemutih lainnya yang dapat dipergunakan sebagai pemutih yang jauh lebih aman dari merkuri antara lain AHA (Asam Alfa Hidroksi), AHA yang terdapat dalam kosmetik pemutih dipasaran bebas umumnya berkadar 4 % sedangkan yang dianjurkan oleh dokter lebih besar dari 8%.Selain AHA, adalagi bahan pemutih lainnya yaitu Hidroquinon dan Asam Azaleat atau asam azelik. Sejumlah inovasi bahan dasar pemutih kini banyak ditemukan, kini banyak produk kosmetik yang menggunakan ekstrak mulberry, bengkoang , jeruk limun, arbutin, vitamin C atau AHA (Asam Alfa Hidroksi), Hydroquinone.Pemakaian kosmetik diindonesia yang harus menggunakan resep dokter adalah hidrokuinon,asam tretinoin dan asam azelik. Anda pasti sering melihat iklan-iklan di TV,Koran-koran atau majalah bahwa pemutih alami berasal dari bengkoang dan pelembab adalah mentimun.Jika anda memiliki jenis kulit yang berminyak disarankan untuk tidak menggunakan lotion karena hal ini akan mengakibatkan kulit anda menjadi tampak lebih gelap dan kusam

source:idajeane

Friday, February 4, 2011

Rahasia Nomor di Bawah Botol Plastik

Kalian semua pasti pernah mengkonsumsi minuman atau makanan dalam kemasan plastik kan? Jangankan makanan dan minuman buat kita yang udah dewasa, bayi juga tanpa kita sadari sudah mengkonsumsi minuman dari botol plastik, yaitu botol susunya.

Coba deh iseng-iseng lihat bagian bawah dari botol plastik itu, pasti kalian akan menemukan salah satu gambar/tanda dari gambar-gambar di bawah ini : ...


Naaah… Ternyata ada RAHASIA di balik tanda-tanda itu, yang penting banget kalian ketahui.

Tanda di bawah botol itu merupakan kode yg dikeluarkan The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diikuti oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut berciri-ciri :
1. Berada atau terletak di bagian bawah,
2. Berbentuk segitiga,
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka,
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga.

Berikut arti dari istilah-istilah tersebut :

1. PETE/PET


Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.

Botol jenis PETE/PET ini disarankan hanya untuk sekali pakai. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker dalam jangka panjang.

Bahan PETE ini pun berbahaya bagi pekerja yang berhubungan dengan pengolahan maupun botol daur ulang botol PETE. Pembuatan PETE menggunakan senyawa antimoni trioksida. Senyawa ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan dengan menghirup udara yang mengandung senyawa tersebut.

Seringnya menghirup senyawa ini dapat mengakibatkan iritasi kulit dan saluran pernapasan. Bagi wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran. Bila melahirkan pun, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.

Mayoritas bahan PETE di dunia digunakan untuk serat sintesis dan bahan dasar botol kemasan. Di dalam pertekstilan, PETE biasa disebut dengan polyester.

2. HDPE


Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, Tupperware, galon air minum, kursi lipat dan lain-lain.

Botol plastik jenis HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.

Sama seperti PETE, HDPE juga disarankan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.>

3. V/PVC


Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V.

V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol.

Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. PVC mengandung DEHA (diethylhydroxylamine) yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15°C.

4. LDPE


Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic, dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.

Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, fleksibel dan permukaan agak berlemak, pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat.

Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP


Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.

Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

6. PS


Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. Biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.

Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.

Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6. Namun, bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga dan meninggalkan jelaga.

7. OTHER


Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 macam, yaitu:
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS – acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC – polycarbonate,
4. Nylon

Dapat dtemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat rumah tangga, komputer, alat elektronik dan plastik kemasan.

SAN n ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia n suhu, kekuatan, kekakuan dan tingkat kekerasan yg telah ditingkatkan.

Biasanya SAN terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi dan sikat gigi.

Sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Bahan-bahan ini merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman.

PC (polycarbonate) dpt ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat dan kaleng kemasan makanan serta minuman, termasuk kaleng susu formula.

Bahan ini dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan n minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.

Pemakaian dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan. Entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave atau dituangi air panas.

Kesimpulan yang didapat dari tanda klasifikasi plastik tersebut:
  • Hati-hati dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6 dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
  • Cukup aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5 dan 7 (SAN atau ABS)

Bagi orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra atau putrinya:
  • Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
  • Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
  • Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
  • Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
  • Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.

Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Biasanya digunakan untuk tempat air putih di dalam kulkas.

Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2) tidak dapat dicegah, gunakan hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.