Showing posts with label Banjarnegara. Show all posts
Showing posts with label Banjarnegara. Show all posts

Tuesday, July 5, 2011

Prestasi Putra Banjarnegara..!


Berprestasi di bidang akademik dan olahraga??hemm rasanya itu tidak hanya terjadi di kisah sinetron atau film film saja. buktinya putra asli banjarnegara ini dapat membuktikanya bahwa olahraga tidak menghalangi prestasi akademik. Gak percaya??

Tidak hanya aktif sebagai tim inti balap sepeda ISSI kabupaten Banjarnegara, pemuda jangkung inipun berhasil meraih beberapa prestasi membanggakan lain. bukan lagi juara RT atau sekolahan, tapi dia sudah melanglangbuana keliling Indonesia!
siapakah dia???

dia adalah Muhammad Alim Safiro, pemuda jangkung yang lahir 11 Oktober 19 tahun silam di bumi banjarnegara, dari kecil cowok item ini memang selalu menjadi juara kelas. sejak SD dan berlanjut di SMP hingga SMA. Sulit dipercaya memang, Alim bisa membagi waktu antara hobby dan prestasi, bahkan sanggup berprestasi di keduanya, apalagi balap sepeda merupakan olahraga berat yang membutuhkan tenaga fisik ekstra keras. bayangkan saja setiap hari Alim harus menempuh jarak minimal 40km, apalagi bila menjelang race, sampai ratusan kilometer! ckckckck

berikut beberapa prestasi yang patut kita acungi jempol:

- Earth Science Technology International jambore and Olympic, Jogja
- Lomba Lukis POPDA se Karisidenan Banyumas, juara 3
- OSN Ekonomi tingkat Nasional 2010, Medan (Medali Perunggu)
- INVASI paspilo 2010 se pulau jawa, Jakarta (harapan 2)
- Lomba Cerdas Cermat Ekonomi UNY 2010 (Juara 3)

prestasi olahraga:
- tim PORPROV Banjarnegara 2009
- Pra PON jateng
- Lomba Customs Cycling
- Tim POR Dulongmas 2011

Membanggakan bukan?? itu semua diraih tentunya dengan latihan, usaha keras, dan disertai doa kepada sang pencipta. Sekarang si jangkung ini baru lulus dari SMA 1 Banjarnegara dan akan melanjutkan study di UGM Jogjakarta, tentunya dengan beasiswa yang diraihnya. mari doakan agar pada POR Dulongmas yang tinggal menghitung hari lagi ini, alim dan semua athlet Banjarnegara dapat memberikan hasil yang terbaik.

SEMANGAT BANJARNEGARA!!!

foto lainnya :





Sunday, July 3, 2011

Banjarnegara Juara?



Banjarnegara juara..! tiba tiba kalimat itu seolah menyeruak di dalam dada dan menimbulkan tekad kuat untuk menjadikannya sebagai kenyataan..!

)zZ,.}.. bussset...!! pembukaannya serem bener om?? :p

yap, menjelang porwil dulongmas (Pekan Olahraga Wilayah Karisidenan Kedu, Pekalongan, Banyumas)yang akan diselenggarakan 8-10 juni 2011, Banjarnegara memang di targetkan menjadi juara. meski bukanlah juara umum tetapi melainkan sebagai runner up, satu strip di bawah titel juara umum yang memang sudah di prediksi banyak orang akan diraih oleh Banyumas. Mau tidak mau kita harus mengakui Kabupaten Banyumas memang masih terlalu tanggung untuk level dulongmas, bahkan sekaliber jawa tengahpun rasa rasanya banyumas belum terkalahkan...

Posisi ke dua bukanlah perkara yang dengan mudah dapat diraih, meski di porwil tahun 2007 Kabupaten Banjarnegara berhasil keluar menjadi runner up, tapi bila melihat peta kekuatan olahraga di kawasan dulongmas sekarang, hmmm rasanya kita perlu sedikit mengerutkan dahi. bukannya pesimistis, tapi melihat kebupaten kabupaten lain yang begitu antusias dan gencar melakukan pemanduan, pembibitam dan pembinaan athlet, bahkan pembinaan sejak usia dini, tampaknya banjarnegara perlu sedikit waspada..

Target sebagai runner up di porwil dulongmas janganlah menjadikan kita beban, tapi harus kita jadikan motivasi yang kuat agar konsentrasi athlet, pelatih dan official tetap fokus untuk bermain dengan baik. Melihat potensi yang kita miliki, bukan tidak mungkin target tersebut bakal tercapai atau bahkan kita yang menjadi juara umum..?
semoga saja

Wednesday, October 6, 2010

Kejurnas Balap Sepeda Banjarnegara 2010

Sekitar sekitar 60 klub balap sepeda nasional serta pembalap nasional diperkirakan hadir pada Kejuaraan terbuka balap sepeda nasional Bupati Cup V dan Lomba Customs Cycling (LCC) seri III kembali akan diputar di Banjarnegara 9 dan 10 Oktober mendatang.

Kejuraan yang di selenggarakan Pemkab Banjarnegara bekerja sama dengan ISSI Banjarnegara serta Customs Cycling Club merupakan seri ke III setelah seri II yang diselenggarakan di Gresik belum lama ini.


Ketua panitia lomba Anas Pribadi, SE melalui seksi lomba Harsono mengatakan lomba akan berlangsung selama dua hari. Hari pertama akan meperlombakan nomor Indiviual Time Trial (ITT) dan nomor Criterium dan akan dilaksanakan di alun alun kota Banjarnegara, sementara pada hari kedua Minggu 10 oktober akan di gelar nomor Road Race .


“Seperti pada kejuaran tahun 2008 lalu Nomor Road Race juga akan menempuh rute star dari jalan pemuda menuju PLTA Mrica, Tapen, Wanadadi, Banjarmangu, Petambakan, Rejasa , Kenteng, Madukara, Singomerto, Kalibenda dan finish di Jalan Pemuda, Untuk nomor Criterium akan menggunakan lokasi di seputar alun-alun kota dan sekitarnya,” kata Harsono

Pada nomor Road Race akan dilombakan antara lain nomor Men Elite (ME), Men Junior (MJ) Men Youth (Pemula ) Women Elite (WE) serta nomor Women Junior (WJ) sedangkan pada nomer Criterium akan dilombakan nomor Men Elite, Men Junior, Men Youth, Women Elite serta Women Junior.

Harsono menambahan karakteristik alam dan spesifikasi gografis yang dimiliki Kabupaten Banjarnegara merupakan route track circuit race yang cukup menantang dan diminati oleh atlet dan pelatih dari tim nasional serta Negara tetangga Malaysia yang ikut sebagai peserta pada kejuaraan terbuka Bupati Cup IV tahun 2008 lalu.

“ Berdasarkan hal tersebut maka kejuaran terbuka balap sepeda terbuka Bupati Cup V tahun 2010 ini memiliki peran startegis bagi pembinaan olah raga balap sepada nasional, oleh sebab itu maka oleh PB ISSI di rekomendasikan untuk diagendakan sebagai event tahunan bagi peningkatan prestasi balap sepeda tingkat nasional,' lanjut Harsono.

Terpisah Sekretris Koni Banjarnegara Mulyanto S.Sos M.Si mengatakan balap sepeda merupakan salah satu cabang oleh raga yang dilombakan dalam setiap kejuaraan baik tingkat daerah hingga Internasional. Pemkab Banjarnegara melalui Koni sangat mendukung kejuaraan terbuka Balap sepeda Bupati Cup dan LCC seri III di Banjarnegara.

“Cabang balap sepeda juga merupakan pendulang emas bagi kontingan Banjarnegara pada porprov tahun 2009 lalu di Solo, kejuraan ini juga akan dijadikan sebagai barometer bagi atlet Banjarnegara yang akan terjun pada Dulongmas tahun 2011 mendatang di Banyumas,” Kata Mulyanto

Thursday, June 3, 2010

Wisata ke Dieng di Banjarnegara



Dieng Salah satu Tujuan Wisata Dataran Tinggi diJawa Tengah, yang sangat unik di Dieng adalah dataran tinggi yang curam dan terjal tetapi ditanami oleh berbagai macam tanaman dan sayuran. Sejak dahulu kawasan dataran tinggi dieng yang terletak di kabupaten Banjarnegara ini dikenal sebagai pusat berbagai macam tanaman dan sayuran, selain itu suasana pagi Dieng terasa sangat sejuk dan kita tidak tahu kapan kabut turun yang membuat suasana menjadi lebih mistis...


Eksotika Pemandangan kawasan ini sudah tidak diragukan lagi, ada banyak objek Landscape yang dapat anda nikmati. Seperti Telaga Warna salah satu telaga yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan, disini kita bisa menikmati 3 macam telaga biru, hijau dan coklat. Walaupun masih banyak telaga yang lain seperti telaga Merdada, Sumurup dan Pengilon.
Selain objek wisata Telaga dan pemandangan, kita bisa menikmati objek Arsitektur Sejarah. Disini terdapat situs reruntuhan candi purbakala hindu yang konon dibangun bersamaan dengan zaman dengan dibangunnya Candi Borobudur, sekitar abad ke-8 Masehi, dulu merupakan pusat penyebaran agama Hindu pertama di Jawa Tengah. Para ahli arkeolog yakin komunitas hindu didataran tinggi dieng adalah awal lahirnya Dinasty Syailendra yang pada jamannya membangun candi yang monumental dalam sejarah. Selain reruntuhan candi kita juga menemukan reruntuhan sisa – sisa kerajaan masa lampau. Yang unik, candi-candi disekitar dieng ini dinamai tokoh-tokoh pewayangan Pandawa Lima. Ada empat kelompok candi yakni kelompok Candi Dwarawati dan Parikesit, kelompok Candi Dwarawati Timur, kelompok Candi Setyaki, Ontorejo, Petruk, Nala Gareng, dan Nakula-Sadewa, serta kelompok Candi Arjuna, Semar, Sembodro, Puntadewa, dan Srikandi.Kelompok bangunan candi dieng ini terletak pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut dan ditemukan pada sekitar tahun 1800.

Kawah didataran tinggi Dieng tergolong masih aktif, karena masih mengeluarkan belerang panas dan beberapa ada yang beracun. Jika anda tertarik untuk mengunjungi beberapa kawah yang terdapat di kawasan ini sebaiknya menanyakan kepada penduduk sekitar, kawah mana saja yang cukup aman dikunjungi. Salah satu kawah yang terkenal adalah kawah candradimuka, yang dinamai menurut cerita Gatot Kaca dilebur dikawah tersebut. Jalan untuk menuju tempat ini sangatlah menanjak dan jalan yang berliku sangat tajam.

Dataran Tinggi dieng hanya mempunyai satu akses masuk, yaitu dari wonosobo jika ingin kesini anda harus melewati daerah ini terlebih dahulu. Sedangkan jika anda dari arah Yogyakarta sebaiknya dari arah magelang dan terus ke wonosobo. Dan bersiaplah menikmati pesona alam Dieng yang Eksotik


Tips n Trik :

1. Sebaiknya ke kawasan dieng anda sampai sebelum matahari terbit, karena cuaca dieng termasuk unik. Selain menikmati Sunrise dari balik dataran tinggi pegunungan cuaca bagus disini sangat cepat, mungkin karena iklim pegunungan yang cepat berubah dan sering turun kabut secara tiba-tiba.
2. kondisi cuaca yang sangat baik disini dari jam 6 sampai jam 9 pagi, jadi persiapkan diri anda mau keobjek mana saja dalam waktu 3 jam.

3. panorama yang eksotik, anda banyak membutuhkan lensa sudut lebar(wide) seperti 12-24mm, 18-70mm dll. Karena disini terdapat banyak sekali pemandangan yang memukau.

4. tidak banyak objek human interest disini, tetapi untuk berjaga jaga. Ada baiknya anda mempersiapkan lensa tele 80-200mm atau semi 24-120mm. anda bisa mempergunakan untuk mengambil petani atau human interest dipasar.

sekedar info tambahan :
Cuaca ekstrim di dieng terjadi pada pertengahan tahun, sekitar bulan juli-agustus yg suhunya bisa mencapai titik beku (nol derajat). Embun2 di rumput pun sampai mengkristal jadi butiran2 es. Karena suhu digunung berbalik dg suhu di dataran rendah. Kalau saat musim kemarau, suhu di gunung malah tinggi.

Kalau mau bertemu dg anak gimbal, coba saja datang ke dieng plateau teather yg ada di depan pintu masuk candi arjuna. Salah seorang petugas disana anaknya berambut gimbal. Dari cerita mas2 itu, anaknya pernah mengalami sakit panas, dibawa ke dokter tapi tdk diketahui penyakitnya apa. Dikasih obat pun tidak manjur. Ternyata anak itu menginginkan sesuat, saat dibawa ke pasar dan dituruti keinginannya penyakitnya langsung sembuh. Believe it or not, tapi itu cerita langsung dari orang tuanya sendiri.

Biaya Retribusi tempat Masuk : Rp.12.000 / orang
itu udah meliputi 4 obyek wisata : yaitu telaga pengilon, kawah sikidang, dieng theatre, dan komplek candi Arjuna, dan candi Bima.

parkir ditiap tempat Obyek wisata ( untuk Motor roda 2 ) Rp.2000,- /motor
untuk telaga pengilon ada tambahan sebesar Rp.2000,- /orang ( dari dinas kehutanan ).






Wednesday, January 20, 2010

Soemitro Kolopaking, Bupati sepanjang masa

Hari itu entah kenapa aku ngerasa bosen banget di rumah, ga tau angin apa yang menuntunku hingga tiba tiba terpikir di otaku untuk membuka rak lemari tempat penyimpanan buku2 lama. Iseng aja aku obrak abrik semua isinya, niatnya sih cuman mo bersihin.. eh ga taunya aku menemukan satu buku lawas yang mencuri perhatianku.

Sekilas buku tersebut sangat tidak menarik. Melihat covernya saja pasti sudah males buat membacanya. Apalagi buat menelusur lebih dalam. Namun yang membuat penasaran adalah ketika aku membaca judulnya, CORAT CORET SEPANJANG MASA. Karangan Soemitro Kolopaking

nb: soemitro kolopaking adalah bupati mantan bupati banjarnegara(1927-1949)

Buku yang sudah sangat lapuk dimakan usia ini sungguh sangat membikih hatiku penasaran. Bagaimana tidak, buku setebal 43 halaman diketik dengan mesin ketik tahun 1970an..!!

Halaman halaman pertama sungguh membosankan hingga aku mulai malas membacanya. Hampir saja aku tutup tuh buku, tapi segera ada suara dari belakangku. Ternyata bapak yang dengan logat ngapaknya kemudian berbicara “kue buku bapak sing ngetik mbiyen jamane egin kerja, anu dikongkon pimpinane. Isine sejarah asal mulane banjar, ana cerita2 menarik sing kena nggo pelajaran. Di waca bae”

…itu buku bapak yang ngetik dulu waktu masih kerja. Karna disuruh pimpinanya. Isinya sejarah awal mula banjarnegara, ada juga cerita cerita menarik yang dapat diambil pelajaran.. begitulah kira kira artinya. Wkwkwkwk

Tanpa pakir panjang, langsung saja... buku itu aku baca. Benar juga buku yang ditulis oleh Soemintro Kolopaking atau bupati banjarnegara ini sungguh mengasyikan. Isinya berupa pengalaman beliau saat study di eropa. Bahkan saat beliau keliling dunia mulai dari Jerman, belanda,ceko-slovakia, Albania, polandia, Inggris,Austria-hongaria,Latvia,rusia,swedia, bahkan sampai di mesir.

Cerita cerita yang sangat menarik membuatku jadi semangat hidup, beliau yang pada waktu itu jadi mahasiswa+kerja seadanya demi memenuhi hidup diperantauan sangat menceritakan pengalaman2 yang menyentuh. dan ada satu pengalaman yang membuatku bangga menjadi warga banjarnegara.

Beliau saat menjabat sebagai bupati atau di sebut ndara kanjeng pada waktu itu, sungguh berwatak sangat sederhana dan bijaksana. Cara memimpinya benar2 patut yang patut dicontoh. Dituliskan,

setiap satu kali dalam seminggu, beliau selalu keluar dari pendapa kabupaten dengan membawa bekal seadanya. Kemana perginya tidak ada yang tau. Beliau berpakian sangat sederhana, hanya membawa senapan angin untuk berjaga2 dan menembak bajing2 yang menjadi hma pertanian.

Apa yang dilakukanya? Ternyata mulai Jam 8 malam saat warga telah selesai beraktifitas, beliau keliling bahkan masuk ke daerah2 pedalaman. dia sengaja menyamar mejadi rakyat biasa dan masuk ke rumah2 penduduk di kampung kampung untuk mendengarakan keluahan rakyatnya! Biasanya beliau masuk ke dalam rumah sesepuh atau orang yang dituakan di daerahnya. Kemudian serentk rakyatpun tau kalau daerahnya didatangi bupati, sehingga mereka berkumpul untuk menceritakan keluh kesahnya. Yang dilakukan beliau kebanyakan hanya mendengar dan memberikan wejangan2. Hal tersebut sering dilakukanya sehingga kesulitan kesulitan yang dialami rakyatnya bisa di selesaikan. Setelah semuanya dirasa cukup, beliau biasanya pulang dengan diantar beberap rakyatnya hingga ke jalan besar. Tapi beliau tidak langsung pulang dan beristirahat di pendapa melainkan pergi mencari tempat yang sunyi dan tenang, biasanya beliau pergi ke puncak bukit sekedar untuk merenuang dan menikmati keindahan alam hingga fajar tiba…!

Arya Sumitro Kolopaking yang menghayati 3 jaman, yaitu jaman Hindia Belanda, Jepang dan RI, dan menghayati serta menangani langsung Gelora Revolusi Nasional (1945 - 1949).Ia mendapat sebutan "Gusti Kanjeng Bupati", lalu "Banjarnegara Ken Cho" dan berakhir "Bapak Bupati". Selanjutnya yang menjadi Bupati


Sungguh suatu profil yang bijaksana. Masih adakah pemimpin yang seperti beliau???

Buku yang ditulis th 50an, koleksi Balai pembinaan Administarasi UGM ini disadur ulang oleh semua pegawai BRI cabang banjarnegara atas perintah atasanya, dengan maksud agar pegawai kantor dapat meneladani sikap Soemintro Kolopaking.

Thursday, April 2, 2009

DUKUNG DAN SAKSIKAN

Buat yang ngaku anak Banjarnegara, apalagi yang berdomisili di kawasan kampus UNNES, dukung Team kebanggaan kita BANJARBIROE FC dalam liga futsal antar daerah yang diselenggarakan mulai Sabtu 4 April 2009 hingga 5 bulan ke depan di lapangan futsal FIK....

Team BFC yang diarsiteki oleh mas Adityo 'Balon' Raharjo dengan skuad tim yang sudah berpengalaman seperti sdr. faisol, isa, hudi, nova dll sendiri mulai bertanding pada Minggu, 5 april 2009 jam 17.00 WIB melawan tim futsal dari kab. Pemalang..

Buat para laskar dawet ayu banjarnegara, Ayo dukung langsung..!!!datang dan support BFC di lapangan futsal FIK UNNES....!!!


see you there....!!!!!